Sunday Writing : Women
Helloo..
Sudah lama banget rasanya enggak nulis, nah makanya mau nerapin sunday writing. Jadi paling enggak seminggu sekali ya nulis, walaupun random temanya.
Nah kali ini berhubung kemarin baru hari kartini, mau menulis tema tentang wanita. Yap wanita. Seharusnya sih buat kerangka dulu dan lain lain tapi berhubung sedang malas jadi nikmatin saja tulisan sekenanya ini ya :)
------------
Wanita itu unik. Unik itu wanita. Mengapa? karena kadang mereka melakukan sesuatu atas dasar perasaan, intuisi, bukan logika. Hari Jumat kemarin banyak yang merayakan hari kartini dan hastag emansipasi, berkat R.A kartini kaum hawa sekarang bisa melakukan banyak hal yang kaum adam kerjakan.
Tapi tahukah kalian bahwa walaupun memang berkat R.A kartini kita bisa mengenyam pendidikan yang setara dengan laki-laki, mereka tetap harus mengetahui batasan antara kaum lelaki dan perempuan. Karena sewajarnya, mereka (kaum hawa.red) memang berbeda dengan laki-laki. Ada memang pekerjaan yang sewajarnya kita berikan kepada lelaki, apalagi terkait tenaga. Karena memang tenaga dan fisik lelaki memang lebih baik dibandingkan wanita
Sejujurnya dulu saya seringkali merasa kesal jika seseorang mulai mengatakan sesuatu dengan dasar gender. Contohnya, kamu kan wanita, sekolah saja, tidak perlu bekerja keras. Ini salah, bagaimana pun hidup memang harus bekerja keras, dan lelaki maupun perempuan juga sama sama bekerja keras walaupun porsi mereka berbeda. Begitupula di tempat kerja, acapkali memilih tim proyek lelaki, jika diajukan perempuan selalu terkesan meremehkan.
Namun seiring bertambahnya umur, saya mulai mengerti mereka yang mengatakan itu justru berpikir panjang, karena memang seorang wanita porsinya berbeda dengan lelaki. Seorang wanita, bagaimanapun wanita itu berkarir, anak-anak mereka dan suami mereka akan tetap menjadi nomor satu dan tentu perusahaan tidak mau mengambil risiko. Laki-laki dan wanita memang diciptakan berbeda secara kodratnya, namun diciptakan untuk saling berdampingan. Wanita melakukan apa yang lelaki tidak bisa, namun sebaliknya lelaki bukan melakukan hal yang wanita tidak bisa, wanita bisa saja melakukan hal yang lelaki lakukan, hanya tentu saja kadang dari mereka tidak melakukannya.
Wanita itu kuat, bukan lemah. Rasanya hamil, melahirkan dan mengurus anak itu sangat melelahkan lho. Para pria juga banyak yang mengakui jika mengurus anak melelahkan, mereka lebih memilih untuk bekerja, dibandingkan harus mengurus anak. Itu juga mungkin menjadi salah satu alasan mengapa anak lebih dekat dengan ibunya, dibandingkan dengan ayahnya.
Terakhir, jangan menganggap kita sama dengan kaum adam. Kita berbeda namun saling berjalan beriringan, saling berdampingan. Tidak kemana mana, di rumah saja bukan berarti kita tidak bahagia. Memilih untuk meninggalkan pekerjaan untuk keluarga dan anak, bukan berarti kita bodoh atau melepaskan kesempatan. Jika kebahagiaan hanya diukur dari situ saja, bukankah orang tersebut yang bodoh?
Wanita, apapun yang kamu kerjakan, jangan lupa untuk selalu berbahagia.
Komentar
Posting Komentar