Belajarlah untuk Mengontrol Emosi
Wahai kaum hawa, Kita memang kaum yang lebih mengedepankan emosi ketimbang logika.
Wahai Wanita, Kita memang lebih banyak memilih menggunakan perasaan ketimbang akal pikiran.
Itulah kenapa perasaan kita begitu halus, mudah tersulut api amarah dan emosi lainnya.
Namun wanita, Kau akan menjadi seorang ibu dan istri, maka mulailah belajar mengendalikan Amarahmu..
Anakmu tak sepantasnya kau maki, begitupula suami mu tak sepantasnya kau lawan..
Wanita, Calon ibu dan istri, jadilah lembut tapi tidak lemah, jadilah tegas namun tidak mudah tersulut kemarahan. Jangan pernah mengeluarkan kata-kata tidak pantas. Anakmu berhak kau ajari dengan kebaikan, bukan keburukan..
Maka persiapkanlah sebelum kau memutuskan menjadi seorang ibu, terlebih seorang Istri, belajarlah mengendalikan amarah, belajarlah bersabar dan bersyukur atas apapun pemberian suamimu, baik sedikit maupun banyak. Belajarlah menerima perlakuannya, jangan kau lawan. Bila ia salah beritahu dia secara baik baik.
Begitupula dengan anakmu, dia tak berhak menjadi kantung amarahmu yang siap kau ledakkan kapan saja, jangan pernah memarahi anak, tegaskan dia jika berbuat salah, beri tahu dia, tapi jangan salurkan amarahmu ke sang anak. It will really affect them psychologically. Jadikan anakmu patuh dan menurut kepadamu karena dia sayang padamu, bukan karena dia takut padamu.
Maka wanita, sebelum kau menjadi salah dua dari itu, belajarlah mengendalikan amarahmu. Belajarlah mengalah dan menahan rasa amarahmu. Belajarlah untuk mengontrol emosimu.
Komentar
Posting Komentar