Ada baiknya tidak berlaku terlalu ramah dan peduli
Ini salah satu hal yang aku pelajari selama aku tinggal di luar, jangan terlalu peduli pada urusan orang lain. Cukup pusingkan urusan sendiri, tidak perlu banyak ikut campur pada urusan orang lain. Tidak perlu banyak bertanya, jika mereka mau mereka bisa bercerita, jika tidak maka tidak perlu juga ditanyakan. Kadang, lebih baik tidak bertanya apa-apa, bukannya tidak mau peduli atau cuek, tapi adakalanya tanpa kita sadari mereka malah tersakiti dengan pertanyaan-pertanyaan itu. Niatnya mencari bahan obrolan, tapi akhirnya malah menyakiti. Niatnya basa basi tapi kurang tepat pertanyaan yang diajukan.
Ternyata menyenangkan hidup dalam privasi, sesekali perlu bercerita tetapi tentu saja dengan teman terdekat. Baru sadar kenapa orang-orang yang tinggal diluar individualis dan sangat menghargai privasi. Ternyata hidup seperti itu lebih enak, tidak perlu memikirkan urusan orang lain karena urusan kita juga sudah ribet. Tidak perlu masuk kedalam kehidupan orang lain karena kita juga tidak ingin orang lain masuk kedalam kehidupan kita karena hanya akan ada drama-drama yang tidak perlu. Orang-orang indonesia yang Kepo, hanya sekadar ingin tahu, karena nyatanya mereka mengorek cerita kita ya hanya untuk ingin tahu. Tidak lebih dan tidak kurang. Kadangkala hanya untuk menjadikannya bahan gosip disaat berkumpul dengan yang lain, begitulah. Tahu tahu cerita kita sudah berkembang luas di lingkungan pertemanan kita. Begitulah sifat-sifat orang kita.
Mungkin ini juga sebabnya beberapa orang (termasuk aku) kurang nyaman menghadiri pertemuan keluarga, karena hal-hal yang kerapkali ditanyakan, "kapan nikah?", "Pacarnya mana?" "Kapan punya anak?" Dan pertanyaan kurang pantas lainnya, sekalian saja ditanya kapan mati, lalu body-shaming dengan dalih peduli, "kok kurusan?", "kok gemukan?" atau "kok jerawatan?" atau saling membanding-bandingkan pencapaian anak masing-masing.
Lelah rasanya dengan semua drama, semakin banyak peduli semakin banyak drama, semakin pula hati tersakiti, makanya lebih baik rasanya kalau tidak melakukannya, tidak menanyakan hal-hal yang tidak layak ditanyakan. Kalau kita tidak suka ditanyakan hal begitu, baiknya ya jangan tanya hal seperti itu. Individualis lebih baik, atau di tengah-tengah, tidak terlalu cuek tapi tidak terlalu peduli. Keep it simple, jangan membiarkan seseorang masuk terlalu dalam ke kehidupan kita jika kita tidak menginginkannya.
Rasanya jadi mengerti kenapa orang eropa lebih suka hidup sendiri-sendiri, slogan gotong royong yang menjadi ciri khas negara kita memang bagus, tapi sayangnya hal itu kadang menjadi tameng untuk dengan mudahnya menyakiti orang lain. Yuk melatih diri untuk tidak terlalu Kepo dengan hidup orang lain. Melatih diri untuk tidak menanyakan hal-hal yang tidak ada kaitannya dengan urusan yang bukan antara kita dan mereka.
Komentar
Posting Komentar