Laptop yg tiba-tiba mati total
Hari ini pergi ke service center di kota karena laptop tiba-tiba mati total kemarin malam, diutak atik tidak mau menyala, dicoba dengan charger yg lain, charger teman yg brand laptopnya sama tidak bisa juga, dikiranya chargernya yang rusak tetapi sepertinya bukan. Yang panik malah teman bukan diriku, data-data thesis dan yg lainnya memang belum aku back-up, tetapi aku letakkan di harddisk eksternal tapi bisa saja harddisk eksternal nya rusak dan ternyata nantinya harus diganti, belum tau juga apa penyebabnya. Yang mencengangkan adalah harga yang amat sangat mengagetkan dibandingkan dengan indonesia. Harga bisa 3x lipat dari harga service di Indo, entah karena sparepart atau karena apa, itu juga masih harga perkiraan, bisa saja lebih lagi harganya. Tidak bisa berkata apa-apa kecuali menerima dengan pasrah. Hanya bisa menelan ludah.
Dari kejadian ini aku coba melakukan refleksi, kenapa bisa sampai begini padahal sebelumnya baik-baik saja. Lalu aku ingat aku berjanji mau men-transfer uang ke mama tapi belum juga aku lakukan karena ingin kubelikan beberapa hal. Padahal yang namanya janji harus ditunaikan, walaupun bapak ibu tidak meminta pun seharusnya rutin ku kirimkan. Sedekah yang paling baik sedekah dengan keluarga bukan? Aku seharusnya juga rutin mengirimkan uang untuk adik-adikku yang masih berkuliah.
Lalu yang kedua aku ingin membeli kindle e-book yang harganya kurang lebih bahkan mungkin kurang dari harga servis laptop ini. Nah mungkin ini cara tuhan untuk mengingatkan diriku kalau aku belum butuh banget untuk membeli kindle e-book ini, akhirnya uangnya dipakai untuk men-servis laptop.
Yang ketiga, aku pikir ketimbang menghabiskan uang untuk servis laptop lebih baik tambah sedikit untuk beli laptop baru. Tetapi setelah kulihat lagi nilai kebermanfaatan didalamnya. Maksudnya data-data di laptop, apalagi untuk keperluan tesis dengan data citra yang cukup besar, belum juga adaptasi dengan laptop baru yg akan memakan waktu, transfer data atau install semua software dari awal kembali, walau belum tentu setelah kembali betul, laptopnya akan baik-baik saja.
Memang ya manusia baru bisa melihat kebaikan didalamnya setelah terjadi hal-hal yang buruk.
Semoga semua akan selalu baik-baik saja, di tengah negeri asing ini.
Komentar
Posting Komentar