Mengapa kita selalu mengingat masa lalu?
Dimensi
dalam paradigma otak hanya mengarah ke satu arah pemikiran, yaitu masa depan. Lalu apa
yang menyebabkan kita selalu mengingat masa lalu?
Masa lalu, ada untuk memberikan kita pelajaran. Masa lalu hadir untuk mengingatkan kita tapi bukan berarti kita memikirkannya setiap saat. Bagaimanapun masa lalu ada untuk merangkai sebuah cerita saat ini. Mengingatnya mungkin perlu, untuk memetik hikmah dari kejadian terdahulu. Namun, memikirkannya sering-sering tidak ada gunanya, hal yang perlu dipikirkan saat ini adalah masa depan, bukan masa lalu. Keputusan-keputusan kita di masa lalu tidak bisa kita ubah, layaknya nasi yang sudah menjadi bubur. Tapi itu tidaklah penting, karena yang penting adalah saat ini dan masa depan. Bagaimanapun hal-hal saat ini akan sangat berpengaruh di masa depanmu nanti, jadi melangkahlah lebih hati-hati, buatlah keputusan dengan lebih hati-hati. Belajarlah dari masa lalumu, jangan tergesa-gesa dalam membuat keputusan. Mungkin kamu memang salah membuat keputusan, tapi tidak mengapa, darinya aku harap kamu bisa belajar lagi dalam membuat keputusan.
Jadi apa yang menyebabkan kita kerap dihantui masa lalu? perasaan bersalah? menyesal? berharap semua jadi lebih baik jika kita tidak membuat keputusan-keputusan saat ini? benarkah semua akan menjadi lebih baik saat ini jika kita tidak membuat keputusan-keputusan itu? No one knows, right?
Leher manusia saja dibatasi untuk menengok ke belakang, itu tandanya kita tidak diperkenankan untuk lama-lama menoleh ke masa-masa lalu. Jangan sampai kita menyesal akan keputusan-keputusan yang kita buat sebelumnya. Kita tidak pernah tau akan masa depan kita, karena itu ambillah hikmah selalu dari kesalahan-kesalahan kita di masa lalu.
Komentar
Posting Komentar