Tentang Mengeluh

Mengeluh itu wajar. Hal yang amat manusiawi. Karena mengeluh lahir dari rasa penat dan lelah setelah menghadapi berbagai aktivitas. Tapi ada kadarnya, juga ada tempatnya. Tidak melulu harus setiap saat, tidak melulu ditumpahkan ketika penat datang. Wajar manusia punya rasa penat, tapi di waktu-waktu lain cobalah bersyukur ketimbang mengeluh saja.

Lagipula apa yang dihasilkan dari keluhan, tidak ada bukan? Apalagi kalau mengeluh ke orang lain, yang ada hanya memberikan energi negatif ke orang lain, energi kita seharusnya kita sendiri yang mengaturnya, jangan sampai berefek ke orang lain, apalagi memberikan energi negatif itu ke orang lain.

Lantas tempat dan waktu apa yang tepat untuk mengeluh? Tempat yang tepat hanyalah kepada Allah SWT, sedang waktu yang paling tepat adalah saat kita hantarkan sujud kita dalam dalam diatas sajadah. Maka hati akan menjadi lebih tenang, lebih lega dan lebih bisa bersyukur. Maka pikiran akan lebih terbuka akan sisi-sisi yang lebih positif ketimbang negatif, maka mulut juga akan lebih berhati-hati untuk mengeluarkan komentar-komentar negatif.

Mengeluh tidak salah, tapi semua ada batas wajarnya. Memang perlu dikeluarkan agar bisa hidup sedikit lebih waras. Cukup sesekali. Tidak wajar kalau mengeluh setiap saat, lagipula apa untungnya sih mengeluh? Hanya akan membuat orang menjadi tidak suka bercengkrama dengan kita jika kita menjadi seorang yang sering mengeluh.

Komentar

  1. semangat ristyy :")) terima kasih sudah sering mendengarkan keluhan2ku wkwkwk.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer