Mengapa orang selalu berdoa agar umur panjang saat berulang tahun?
Orang-orang yang mengenal diriku pasti tahu kalau sudah lama aku tidak merayakan ulang tahun, karena yah aku rasa tidak ada saja manfaatnya, tapi kalau ada yang mengucapkan dan mendoakan tentu saja berterimakasih, apalagi sekaligus memberikan hadiah tentunya tidak menolak, hihi.
Lalu muncul pikiran seperti ini di kepala, mengapa orang-orang kerap kali mengatakan semoga berumur panjang saat berulang tahun, yang aku rasa sama saja seperti berdoa meminta seseorang (katakanlah A) agar berjodoh dengan kita. Karena kematian dan jodoh adalah dua hal yang sudah tertulis di Lauhum Mahfudz. Maktub kalau kata Paulo Coelho di bukunya The Alchemist, takdir yang tidak diubah, definite destiny. Kalau sudah waktunya mati ya akan mati walaupun masih mudah dan sehat, begitu juga kalau memang sudah berjodoh ya akan berjodoh walaupun hanya baru bertemu beberapa kali pun.
Jadi rasa-rasanya meminta umur panjang sama saja memaksa Tuhan menjodohkan kita dengan orang yang kita mau. Belum tentu juga memiliki umur panjang itu terbaik buat kita, siapatau malah banyak menyia-nyiakan waktu dalam masa kehidupan. Belum tentu juga akan membawa manfaat atau kemaslahatan umat. Ada sebuah cerita yang mungkin sudah pernah kalian dengar, intinya berkisah tentang dua orang, seseorang yang bertaubat setelah menjadi pendosa bertahun-tahun lamanya, dan satunya seseorang yang justru diakhir hayatnya menjadi pendosa setelah beribadah bertahun-tahun lamanya. Tidak ada yang pernah tahu akhir kita akan seperti apa dan tidak ada yang pernah tahu waktu kita akan selama apa. Jangan sampai kita jadinya terlena dengan kesemuan umur yang akhirnya waktu kita habiskan dalam kemaksiatan karena merasa masih muda, masih panjang umurnya, masih jauh dengan kata kematian.
Intinya umur layaknya jodoh yang kita enggak tahu kapan dan bagaimana caranya kita bertemu. Apapun itu semoga saja cara kita menjemput kematian dan juga jodoh adalah dengan cara yang baik. Semoga waktu yang dihabiskan di dunia sampai malaikat maut menyapa dihabiskan dengan penuh kebermanfaatan. Semoga akhirmu baik dan khusnul khotimah. Semoga umurmu penuh keberkahan dan waktumu memiliki kebermanfaatan, jika belum bisa menjadi kebermanfaatan untuk orang lain, paling tidak bisa menjadi kebermanfaatan untuk diri sendiri.
Barakallahu fii umrik!
Barakallahu fii umrik!
Komentar
Posting Komentar