Penting mana IQ, EQ atau SQ?
Saat kuajukan pertanyaan ini kebanyakan bilang kalau yang paling penting SQ, ada juga yang menjawab EQ. Alasannya sudah terlalu banyak orang pintar, lebih baik jadi orang baik. Setuju sih.
Sebenarnya memang ketiganya penting, dan menyeimbangkannya adalah harus, tetapi dimana-mana harus ada yang diprioritaskan. Dan jujur saja memang tanpa SQ dan EQ yang baik, stress dan depresi kerap mendera.
IQ memang wajib diperhitungkan dan diasah tapi tidak selamanya itu menjadi prioritas, mengasah kecerdasan emosi (EQ) lebih penting karena banyak yang meraih kesuksesan justru orang-orang yang memiliki kecerdasan emosi yang tinggi, karena mereka mampu mengendalikan emosi mereka di situasi terburuk sekalipun, berbeda dengan mereka yang memiliki IQ tinggi yang tidak tahan akan kondisi dibawah tekanan. Dan SQ juga penting dalam posisi ini karena tanpanya bisa-bisa orang yang memiliki IQ tinggi menjadi orang sombong yang menyebalkan. Sedangkan orang dengan kecerdasan emosi yang tinggi tanpa SQ yang baik hatinya akan kering.
Kalau ditanya prioritas, aku akan memilih EQ, SQ kemudian IQ. Karena tanpa kecerdasan emosi dan spiritual, IQ tinggi tidak akan ada gunanya. Begitu juga SQ tinggi tapi EQ rendah, karena ada saja ahli ibadah yang hobinya marah-marah dan kasar dalam memperlakukan istrinya. Sedangkan orang-orang yang memiliki EQ bagus umumnya lebih banyak disukai manusia lainnya karena keterampilannya memanage emosi, dan ini menjadi suatu soft skill yang sangat berharga.
Jadi kalau ditanya, walaupun memang SQ itu penting, bagiku EQ tetap yang utama, karena belum tentu seseorang yang agamanya bagus pandai dalam mengatur emosinya. Dan orang pintar tanpa EQ dan SQ yang baik akan mudah merasa depresi. Istilahnya tidak tahan banting.
Bagimu apa yang paling penting?
Komentar
Posting Komentar